Dimulai dari sebuah gagasan Tahun 2010 terus diuji dan dikembangkan hingga Tahun 2024 , kini PeSIGAP menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan kesehatan di Kabupaten Tojo Unauna

Tojo Una-Una- Apa yang hari ini terlihat sebagai pelayanan kesehatan berbasis digital ternyata bukan perubahan yang terjadi dalam semalam .

Dibalik penggunaan rekam medis elektronik dan aplikasi e Puskesmas di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan Kabupaten Tojo Unauna , terdapat perjalanan panjang yanh telah dimulai sejak 2010.

Saat itu , sebuah gagasan mulai muncul : bagaimana mengubah pencatatan rekam medis yang selama ini dilakukan secara manual dan berbasis kertas menjadi rekam medis elektronik?

Pertanyaan sederhana tersebut kemudian menjadi awal dari perjalanan panjang digitalisasi pelayanan kesehatan di daerah ini.

Berbagai upaya dan uji coba dilakukan .

Tidak semuanya langsung berjalan sempurna . Kesiapan perangkat, sumberdaya manusia, sistem, jaringan internet , hingga perubahan pola kerja menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Namun proses tersebut tidak berhenti.

Setiap uji coba menjadi bahan pembelajaran.

Setiap kendala menjadi bahan evaluasi.

Setiap pengalaman menjadi dasar untuk melakukan perbaikan.

 

Hingga akhirnya pada Tahun 2024, kembali dilakukan uji coba dan implementasi rekam medis elektronik melalui pemamfaatan  ePuskesmas di Puskesmas.

Dari perjalanan panjang tersebut, terus berkembang sebuah inovasi yang kemudian dikenal dengan nama PeSIGAP-Puskesmas Digital Sivia Patuju.

Bukan Sekedar Memindahkan Kertas ke Komputer PeSIGAP tidak dirancang sekedar untuk mengganti kertas dengan komputer.

Lebih dari itu, inovasi ini di arahkan untuk mengubah cara pelayanan kesehatan dikelola Melalui ePuskesmas, proses pendaftran, pencatatan pelayanan, pengelolaan Rekam Medis Elektronik (RME), hingga pengelolaan data dilakukan secara digital.

Perubahan ini diharapkan membuat proses pelayanan lebih mudah , pencarian data lebih cepat, dokumen lebih tertata , dan kebutuhan pelaporan lebih efisien .

Data pelayanan yang sebelumnya banyak bergantung pada pencatatan manual kini diarahkan menjadi data digital yang dapat dimanfaatkan untuk monitoring, evaluasi dan analisis .

Data tidak lagi sekedar menjadi laporan . Data mulai ditempatkan sebagai sumber informaai untuk pengambilan keputusan

Tantangan Geografis Tidak Menghentikan Transformasi :

Membangun pelayanan kesehatan divital di Kabupaten Tojo Una-Una bukan tanpatantangan

Wilayah pelayanan yang tersebar dan kondisi konektivitas di sejumlah lokasi membuat penguatan infrastruktur menjadi bagian penting dalam perjalanan PeSIGAP .

Karena itu, implementasi inovasi tidak hanya berbicara mengenai aikasi.

Penyediaan laptop dan perangkap pendukung, penguatan akses internet  termasuk pemanfaatan konektivitas berbasis Starlink di semua Puskesmas, menjadi bavian dari upaya mendukung implementasi digital.

DKPPKB menyiapkan Komputer dan Laptop untuk mendukung implementasi Digital dj 16 Puskesmas dan beberapa Puskesmas Pembantu

Di sisi lain, kesiapan manusia juga menjadi perhatian .

Petugas Puskesmas dan Puskesmas Pembantu mendapat bimbingan dan pendampingan agar mampu menggunakan sistem secara optimal.

Dengan pendekatan tersebut, PeSIGAP dibangun sebagai ekosistem transformasi pelayanan, bukan sekedar pengadaan teknologi.

Menghubungkan Berbagai Sistem Pelayanan:

Perjalanan digitalisasi juga diarahkan pada pelayanan yang semakin terintegrasi .

Dalam implementasinya, ePuskesmas telah mendukung bridging dengan berbagai sistem terkait BPJS Kezehatan,antara lain PCare BPJS, Antrean Online BPJS, i-Care dan HFIS BPJS , sesuai fungsi dan integrasi yang tersedia

Integrasi ini penting karena salah satu persoalan dalam digitalisasi pelayanan adalah pengnginputan data berulang pada berbagai sistem .

Semakin baik integrasi dilakukan semakin besar peluang untuk menciptakan proses pelayanan yang lebih sederhana , efektif dan efisien

Suara Pengguna Menentukan Arah Perbaikan :

PeSIGAP juga menunjukan bahwa inovasi tidak berhenti ketika allikasi mulai digunakan .

Pada Agustus Tahun 2026, dilakukan survey kepuasan pengguna ePuskesmas dalam implementasi inovasi PeSIGAP yang melibatkan 167 responden.

Sebanyak 154 responden berasal dari Puskesmas , sementara 13 responden berasal dari Puskesmas Pembantu

Survey tersebut menjadi salah satu instrumen untuk mengetahui pengalaman pengguna sekaligus mengindentifikasi bagian yang masi perlu diperbaiki

Masukan yang muncul cukup beragam

Pengguna menyoroti kebutuhan peningkatan stabilitas jaringan unternet kecepatan aplikasi, kestabilan server, bridging dengan sistem BPJS peningkatan fitur ketersediaan perangkat serta bimbingan dan pendampingan pengguna.

Mashkan tersebut justru menjadi kekuatan bagi inovasi.

Sebab, PeSIGAP dibangun dengan prinsip bahwa pengguna bukan hanya sebagai penerima teknologi, tetapi juga menjadi sumber informasi untuk pengembangan teknologi

Salah satu tujuan penting PeSIGAP adalah memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan berbasis data .

Data pelayanan yang lebih tertata memungkinkan proses monitoring dan evaluasi dilakukan dengan lebih baik .

Bagi pimpinan, ketersediaan data yang lebih cepat dan terstruktur dapat membantu melihat kondisi pelayanan, mengidentifikasi persoalan, mengevaluasi capaian, serta menetukan langkah tindak lanjut

Debgan demikian PeSIGAP mendorong perubahan laradigma :

Daru data sebagai administrasi menjadi data sebagai informasi ;

Dari informasi menjaxi bahan evaluasi;

Dan dari evaluasi menjadi dasar pengambilan keputusan.

Inilah sala satu nilai penting transformasi digital yabg dibangun melalui PeSIGAP.

16 Tahun dan Belum Berhenti :

Perjalanan PeSIGAP sejak 2010 menunjukan bahwa inovasi pemerintahan membutuhkan kesabaran dan konsistensi.

Ada gagasan ada uji coba ada kendala ada evaluasi.

Kemudian dilakukan perbaikan dan ujicoba kembali .

Proses tersebut terus berjalan hingga implementasi kembali diperkuat pada 2024 dan berkembang sampai saat ini.

Semangat tersebut menjadi bagian dari kontinuous improfement atau perbaikan berkelanjutan.

Karena utu, perjalanan PeSIGAP belum selesai

Penungkatan jaringan, pengemvabgan fitur , integrasi sistem, penyediaan perangkat, peningkatan kapasitas SDM , pendampingan pengguna, serta evaluasi kepuasan akan terus menjadi bagian dari pengembangan inovasi.

Dari Tojo Unau-Una Untuk Pelayanan yang lebih SIGAP :

Pelatihan Sistem Informasi Kesehatan Puskesmas Menggunakan aplikazi ePuskesmas untuk mewujudkan PeSIGAP

PeSIGAP pada akhirnya bukan hanya cerita tentang sebuah aplikasi.

Ini adalah cerita tentang perjalanan perubahan .

Perubahan dari rekam medis berbasis kertas menuju tekam medis elektronik .

Perubahan dari pencatatan manual menuju pelayanan divital .

Perubahan dari data yang tersebar menuju data yang lebih tertata

Dan yang paling penting , perubahan dari data yanv hanya disimpan menjadi data yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data

Apa yang dimulai sebagai gagasan pada 2010 kini terus berkembang menjadi bagian dari transformasi pelayanan kesehatan Kabupaten Tojo Unauna

PeSIGAP .

Puskesmas Digital pelayanan lebih cepat, data lebih akurat

Transfornasi digital untuk pelayanan kesehatan yang SIGAP dan Berkelanjutan

Dinas Kesehatan , Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tojo Unau-Una .